Cara Membuat Sitemap Keren di Blogger

Cara Membuat Sitemap Keren di Blogger – Seberapa pentingkah halaman sitemap di blogger?

Ini masih menjadi pro dan kontra, ada yang menyebutkan bahwa sitemap merupakan hal yang penting, begitu juga sebaliknya.
Faktanya 50% blogger khususnya blogger indonesia membuat halaman sitemap.
Memang sitemap pada halaman statis tidak begitu berpengaruh terhadap SEO dan proses penerimaan Google Adsense.
Berbeda dengan halaman disclaimer, privacy policy dan kontak form yang umumnya halaman tersebut sangat mempengaruhi proses penerimaan Google Adsense.

Apa Itu Sitemap di Blogger?

Ada dua perbedaan sitemap.
Ada yang berupa sitemap.xml dan sitemap pada halaman statis.
Sitemap.xml berguna untuk mengenalkan blog yang kamu kelola kepada Google bot. Dan proses penerapannya juga berbeda.
Proses penerapan sitemap.xml hanya bisa dilakukan di webmaster atau lebih dikenal dengan submit ke webmaster.
Berbeda dengan sitemap pada halaman statis.
Sitemap ini berguna untuk menginformasikan seluruh artikel dari blog yang kamu kelola kepada para pembaca.
Bahasa sederhanannya adalah sitemap pada halaman statis merupakan daftar isi dari seluruh artikel yang ada pada blog kamu.
Dan untuk kegunaannya masih terbilang relatif. Jika kamu ingin membuatnya ataupun tidak itu tidak akan menjadi masalah.
Namun sejauh ini manfaat halaman statis bagi saya sendiri sangatlah bermanfaat.
Para pengunjung akan jauh lebih betah didalam blog dan bisa mencari artikel lain yang mereka sukai.

Cara Membuat Halaman Sitemap di Blogger

Ada beberapa step yang perlu kamu lalukan, setidaknya kamu mengerti dasar struktur template yang kamu gunakan.
  • Login ke blogger.com
  • Buatlah halaman baru yang nantinya akan dijadikan sebagai halaman sitemap.
  • Saran dari saya, buatlah judul halaman terlebih dahulu agar link dari halaman tersebut sesuai dengan judul yang akan kamu tulis.
  • Silahkan copy seluruh kode dibawah ini.
<style type="text/css">
#toc{width:99%;margin:5px auto;border:1px solid #2D96DF;
-webkit-box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);
-moz-box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);
box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);}
.labl{color:#FF5F00;font-weight:bold;margin:0 -5px;
padding:1px 0 2px 11px;background: #3498DB;
border:1px solid #2D96DF;
border-radius:4px;-moz-border-radius:4px;
-webkit-border-radius:4px;box-shadow:3px 3px 1px #bbb;
-moz-box-shadow:3px 3px 1px #bbb;-webkit-box-shadow:3px 3px 1px #bbb;display:block;}
.labl a{color:#fff;}
.labl:first-letter{text-transform:uppercase;}
.new{color:#FF5F00;font-weight:bold;font-style:italic;}
.postname{font-weight:normal;background:#fff;margin-left: 35px;}
.postname li{border-bottom: #ddd 1px dotted;margin-right:5px}
</style>
<br />
<div id="toc">
<script src="https://cdn.jsdelivr.net/gh/penaindigo/Pena-Indigo-Code@a134f9def601a6f77332eccc35d3d20e0d3c7e49/sitemappenaindigo.js" type="text/javascript"></script>
<script src="/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script></div>
  • Lanjut halaman tadi. Ubah format penulisan dari compose ke html dan pastekan seluruh kode yang tadi kamu copy.
Selesai.
Nah, halaman sitemap yang tadi kamu buat memiliki tampilan yang menarik.
Artikel yang ada di blog kamu akan dipisahkan oleh sitemap tadi per label.
Sehingga seluruh pengunjung akan lebih mudah untuk mencari topik apa yang mereka cari.