Solusi untuk menghilangkan panas dalam ruangan kita biasanya menggunakan kipas,air cooler atau AC (air conditioner).

Kipas angin kurang begitu berpengaruh menurunkan suhu ruangan. Kipas hanya mensirkulasin udara saja dirasa kurang efektif.

Air cooler saya sendiri belum pernah menggunakannya namun agak sedikit repot harus menyediakan ice pack agar dingin.

Ac atau air conditioner merupakan barang elektronik yang tepat untuk di pasang di rumah kita. Selain suhu ruangan dapat di atur juga lebih higienis. Dan Anak-anak jadi tidak rewel lagi dan tidur bayi kecil jadi nyaman. Beberapa kekurangan menggunakan AC adalah biaya tagihan listrik meningkatkan dan harus di service berkala. Jika tidak di service berkala menurut pengalaman saya AC tidak dingin bahkan setelah di cuci tetap tidak dingin.

Jika membicarakan tentang AC tentu kita harus tahu kapan jadwal servicenya agar AC tetap dingin. Dan Service AC sebaiknya berapa bulan sekali?. Nah disini saya akan coba jelaskan berdasarkan pengalaman dan informasi yang saya dapatkan.

Service ac sebaiknya berapa bulan sekali?

Bersumber dari situs id.sharp jawaban dari pertanyaan tersebut untuk service AC adalah Intensitas service sebenarnya tergantung pada pemakaian AC itu sendiri dan setidaknya harus di service sekitar 2 atau 3 bulan sekali.

Dan AC saya biasanya service setiap 3 bulan sekali. Service rutin setiap 3 bulan ini adalah atas saran dari tukang service langganan saya.

Nah itulah kira-kira jawaban atas Service AC sebaiknya berapa bulan sekali. Jika dirasa takut kelewat jadwal service AC mungkin bisa menggunakan handphone sebagai pengingat membuat note dan kasoh notifikasi. Biaya service cleaning AC ini biasanya sekitar Rp 50.000 -Rp75.000 tergantung dari tempat tinggal.

Sekian postingan singkat saya kali ini semoga bisa bermanfaat untuk Anda.