Dampak Pandemi covid 19 masih di rasakan oleh berbagai kalangan hingga awal tahun 2021 ini. Malah kalau saya lihat di data center covid.co.id orang yang terkena virus ini makin meningkat tajam. Hal ini juga bisa di lihat di berbagai media berita nasional sejumlah provinsi kembali mengumumkan menjadi zona merah. Pandemi ini memang mengubah kebiasaan yang selama ini dilakukan biasa menjadi tidak biasa. Butuh adaptasi kebiasaan baru untuk meredam pandemi Covid ini. Mulai diri sendiri,mengajak keluarga tentang pentingnya adaptasi kebiasaan baru untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan kebiasaan baru sering disingkat 3M tersebut sudah sering kita dengar baik di media televisI,internet,tempat kerja dan di tempat umum lainnya.

Adaptasi kebiasaan baru di tempat kerja dan fasilitas umum lainnya

  1. Memakai masker dengan benar
  2. Mencuci tangan menggunakan sabun
  3. Menjaga jarak minimal 1 meter dan menghindari kerumunan

Kita pekerja tidak bisa terus menerus takut pada covid 19 ini sehingga diam terus dirumah,karena ada yang harus kita nafkahi baik itu diri sendiri dan keluarga. Tapi yang harus dilakukan adalah ikhtiar sebaik mungkin. Seperti disiplin melakukan 3M. Memakaimasker,mencuci tangan dan menjaga jarak adalah iktiar terbaik untuk saat ini. Agar kebutuhan hidup terpenuhi dengan bekerja. Selain itu adalah menjauhi kerumunan dan keluar rumah untuk hal yang penting saja.

Perhatikan juga di tempat kerja kita apakah sudah menerapkan prokes atau belum. Jika sudah maka kita tinggal menjalankannya dengan baik,jika belum mungkin ini bisa jadi masukan untuk perusahaan.

Terlalu cuek atau mengangap pandemi ini tidak ada adalah salah besar,kenapa? Coba perhatikan berita di seluruh dunia. Negara-negara lain juga sampai melakukan lockdown dan kebijakan yang merugikan secara ekomomi mereka. Pembatasan social dan lain-lain. Hal itu dilakukan agar warga mereka selamat walau harus kerugian secara eonomi dll.

Tidak ada yang menyenangkan ketika mendapatkan musibah,tapi yang bisa diambil adalah hikmah dan pelajaran dalam episode kehidupan ini. Bagi seorang karyawan swasta seperti saya dan juga anda yang bisa dilakukan adalah ketika dirumahkan atau di offkan dari pekerjaan adalah apa yang bisa dilakukan agar memeperoleh penghasilan lain?. Sejatinya pandemi ini mengurangi pendapatan baik itu pengusaha dan juga karyawan.

Bagi karyawan swasta pendapatan ada yang menurun bahkan ada yang kehilangan pendapatan karena pandemi iini, mungkin ada yang di PHK,gaji dibayar tidak full gaji,hilangnya tunjangan dan lemburan DLL. Jika kondisi terburuk yang di alami adalah PHK yang dilakukan ada dua kemungkinan yaitu buka usaha sendiri atau mencari kerja lagi. Kondisi Gaji dibayar tidak 100% kemunginan adalah bertahan sambil cari pemasukan lain. Kondisi Yang masih beruntung adalah masih bekerja dengan tunjangan dan overtime hilang.

Melihat dari tiga kondisi diatasa adalah ktiga tiganya dirugikan,namun disini saya melihat kebelakang dan bisa mengambil pelajaran bahwa kita harus punya planning B,kerja sambilan atau apalah namanya sebagai backup kerja utama. Agar kehidupan masih terus berlanjut ketika ada keadaan darurat seperti ini.

Kerja sampingan juga tidak mudah kawan,ingat waktu kita habis di pekerjaan utama. Selain waktu yang menjadi kendala adalah modal juga. Dengan penghasilan tetap dirasa sulit juga untuk mengumpulkan modal. Yang tepat menurut saya adalah mencari pekerjaan berdasarkan hobi adalah tepat. Selanjutnya adalah membangun usaha tersebut mulai dari kecil dan dari sekarang. Kenapa karena posisi pekerjaan kita tidak 100 aman. Jika terjadi PHK besar-besaran makan akan bingung mau ngerjain apa kita. Yang mana kita terbisa bangun pagi siap siang untukbekerja, Tiba-tiba hilang dan merasa bingung mau ngapain setelah bangun pagi.

Setidaknya itu adalah gambaran yang bisa saya tangkap terkait pandemi covid ini dalam kehidupan dunia kerja. Pekerjaan cadangan akan cukup membantu menambah pendapatan ketika situasi seperti ini. Jadi jangan menungggu terjadi tapi harus di persiapkan mulai dari sekarang.