Kejadian ini adalah nyata adanya yang di alami oleh anggota keluarga saya. Ketika suaminya bekerja dan hampir pulang. Seorang yang mengaku sebagai polisi menelepon istrinya di rumah. Katanya awal pembicaraan mengaku sebagai polisi dan telah menahan sudaranya yang kena tilang. Pembicaraan lewat telepon yang mengaku sebagai polisi tersebut pun ujung-ujungnya adalah meminta kepada wanita tersebut untuk mentrasfer sejumlah uang.

Dan entah karena dihipnotis atau karena panik wanita itupun mentrasfer sejumlah uang yang diminta oleh penipu yang mengaku polisi tersebut tersebut. Dan setelah di transfer seujumlah uang lalu si penipu itu minta lagi.

Untungnya tidak ada lagi uang dirumah yang tersimpan. Akhirnya tidak di kasih.

Katanya yang mengaku polisi tersebut memaksa untuk minta transfer lagi sambil bentak ga jelas seperti pemaksaan.

Barulah di ketahuia mulai curiga penipuan setelah memberitahu kronoligi kejadian kepada teman sekaligus tetangganya.

Setelah kejadian ini saya sempat bertanya. Kenapa bisa terjadi? Katanya adalah lebih karena panik dan karena belum pernah tahu modus seperti ini. Katanya kalau yang modus hadiah penipuan itu Dia sudah tahu tapi untuk ini belum pernah mendengar.

Melalui postingan ini saya ingin memberi tahu bahwa modus penipuan Sekarang ini banyak sekali. Tidak hanya penipuan bermodus hadiah yang ujung-ujungnya minta transfer,tapi juga yang lainnya.

Mereka si Penipu yang tidak punya akhlak memanfaatkan Rasa dalam diri manusia. Seperti rasa takut,rasa gembira,Rasa kasih sayang. Dengan memperoleh sedikit data tentang kita. Tidak tahu cara merek memperoleh data itu entah dari internet atau dari mata mata. Seperti kasus di atas si penipu itu sampai tahu bahwa di depan perumahannya ada tempat Untuk transfer.

Mereka sengaja untuk membawa perasaan itu dengan data yang dimiliki,agar percaya kepada mereka si penipu. Lalu tujuannya adalah meminta transfer sejumlah uang sebanyak yang si korban punya. Jika korban tidak punya rekening bank pun,mereka tahu bahwa di depan sebrang jalan ada bank. Itu lah hebatnya mereka.

Modus Penipuan atas nama Polisi.

Hati hati dengan modus ini, seperti contoh kasus di atas terlihat panik dan transfer sejumlah uang pada seseorang agar saudaranya di bebaskan. Sebetulnya modus ini via telepon ini sudah sering jadi jangan lagi terjadi. Dia mengaku ngaku sebagai polisi.

Ketika menerima telepon dengan nomor yang tidak diketahui namanya. Lalu dia menjebak dengan mengaku saudaranya. Karena perasaan yang panik tanpa berfikir panjang ingin segera menyelamatkan saudara itu . Padahal cuma ditilang saja.

Ingat awalnya dia berbicara dengan sopan,dan juga akting seperti berada di kantor polisi sungguhan. Agar percaya terjebak dan terperangkap.

Modus Penipuan Berhadiah

Selain rasa takut dan kasihan ternyata rasa gembira,girang yang berlebih-lebihan dapat di manfaatkan oleh sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab. Dan jika orang yang kurangnya informasi berbagai macam penipuan bisa bisa kena perangkap juga.

Biasanya adalah menerima telepon dengan tidak ada nama kontak. Selamat anda telah mendapatkan hadiah dan seterusnya. Tapi ujung-ujungnya adalah minta transfer sejumlah uang dulu. Jangan lakukan hal itu walaupun dia tahu nama kita, alamat ,nama orang tua Bahakan no rekening kita. Modus ini juga sering dimanfaatkan oleh si penipu mereka memenafaat kan rasa gembira yang berlebih-lebihan.

Dengan begitu dia lupa bahwa jebakan menanti di depan mata. Mereka memberitahu bahwa dia calon korban dapat hadiah misalnya mobil. Setelah itu untuk mengambil mobil tersebut harus bayar pajak atau admin. Dan juga biasanya menyuruh untuk diam tidak memberitahukan kepada siapapun. Misalnya minta uang dulu untuk pajak sekian juta tapi tak ada. Bahkan mereka juga tak segan untuk menyuruh meminjam dulu. Setelah berhasil menggasak uang dari korban dia pun lari.

Pernah dialami juga oleh saya waktu itu katanya via telepon. Bahwa saya dapat uang 10 juta. Tapi saya coba tenangkan diri dan ini pasti bohong. Karena saya tidak pernah ikut kuis ataupun undian. Tapi hebatnya adalah dia tahu nama ibu kandung,nomor rekening. Tapi saya tenang dan akhirnya saya putus telponya sambil berkata ini adalah penipuan. Terimakasih.

Semoga kita selalu dalan keadaan berhati-hati. Apalagi masalah transfer uang. Walaupun dia mengaku sebagai bintang tua kita. Kita harus cek lagi bener apa tidak. Dan semoga kita dijauhkan dari hal hal seperti itu.